Rabu, 27 Juni 2012

SEJARAH PERUBATAN LINTAH


Secara kasar, cuma 600 spesis lintah saja yang telah dikenal pasti hingga kini, tetapi hanya 15 jenis saja yang digunakan dalam pengobatan. Lintah yang dikelaskan sebagai lintah pengobatan, Hirudo Medicinalis, telah lama digunakan untuk merawat pesakit berabad lamanya.
Rekod dokumentasi yang pertama menggunakan Hirudo Medicinalis untuk tujuan pngobatan bertarikh sejak awal zaman hippokrat. Menurut penulisan Sanskrit, Dhavantari, bapak pengobatan India, mengatakan “ pegang madu disebelah tangan dan lintah disebelah tangan lagi”. Selain itu, terapi lintah juga digunakan dalam pengobatan kuno cina. Lukisan lintah pengobatan telah dijumpai dalam makam dukun-dukun. Terapi lintah dalam pengobatan Greek boleh dijumpai dalam puisi Alexipharmacia karya Nicandros. Pakar pengobatan Roman, Galen, menjelaskan terapi lintah sebagai kaedah untuk mencapai keseimbangan kesehatan. Di masa lampau, lintah dibuktikan sebagai kaedah paling berkesan dalam banyak kes perubatan terutama melawan rawatan luka. Negara Eropah pada dekat ke 18 dan 19 telah mengimport lebih 10 juta lintah setiap tahun untuk memenuhi permintaan yang tinggi.
Terapi bekam itu telah dikenali sejak kerajaan Sumeria berdiri, lalu berkembang di Babilonia, Mesir, Saba dan Persia. Namun. Menurut As Suyuthi, bekam berasal dari Isfahan. Jadi, sebelum Rasul SAW diutus pun pengobatan bekam telah ada.
Orang-orang Barat telah lama mengenal pengobatan dengan membuang darah, pada abad ke 18 mereka menggunakan lintah sebagai alat untuk berbekam.

Pada suatu waktu Perancis pernah mengimport 40 juta ekor lintah untuk keperluan itu.
Lintah-lintah itu akan dilaparkan terlebih dahulu dengan tidak diberi makan, jadi bila ditempelkan pada tubuh manusia dia akan terus menghisap darah dengan begitu efektif. Setelah kenyang lintah itu tidak berusaha lagi untuk bergerak dan terus jatuh.
Rasulullah SAW memilihkan, dengan wahyu dari-Nya, dari sekian banyak terapi yang ada pada waktu itu dengan terapi herba dan bekam. Baginda sangat menyenanginya. Terbukti dari seringnya baginda berbekam dan baginda mengungkapkan sebaik-baik pengobatan ialah berbekam.

LINTAH DAN PERUBATAN ( Hirudo Medicinalis )
Penggunaan Klinikal
Penggunaan secara klinical pertama yang direkodkan terhadap lintah pengobatan (Hirudo Medicinalis) berlaku kira-kira 2500 tahun yang lalu karena gigitan lintah menyebabkan pendarahan luka kecil yang menyerupai venuos di kawasan tisu rosak, hewan invertabrata kecil ini menjadi sangat bernilai kepada pembedahan plastic dan pembedahan pembinaan semula. Lintah tersebut menghasilkan beberapa jenis bahan penting yang membantu dalam gigitan yaitu bahan anti pembekuan darah dan vasodilator setempat. Bahan-bahan ini membolehkan pendarahan berterusan sehingga 48jam selepas lintah dipisahkan dari tempat luka.
Kelebihan yang ketara dan keselamatan penuh terapi lintah dikaji dari pengalaman manusia beratus tahun tanpa ragu.
Satu dari bahan pertama dijumpai dalam kelenjar liur lintah perubatan ialah hirudin (bahan yang menghalang proses
pembekuan darah )

Kesan dari bahan aktif biologi keatas organisma hidup:
- menormalkan dan membaik pulih kitaran kapilari
- kesan anti-inflamasi yang amat cepat
- kesan anti stress dan adaptonege
- kesan immunostimulating dan immunomodulating
- anesthesia
- anti pembekuan
- kesan anti bacteria
- membaik pulih pertukaran endocelluar dan kesedaran pengunaan mekanisma ini mempunyai karakter setempat dan menyeluruh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar