Penelitian
dari Rumah Sakit Green Lane:
Dapatkah Zat Aktif Dalam Air Liur lintah Mencegah Serangan Jantung ?
Dapatkah Zat Aktif Dalam Air Liur lintah Mencegah Serangan Jantung ?
Ketika sirkulasi darah dalam tubuh dari jantung terhambat, kemungkinan timbulnya serangan jantung akan meningkat. Apabila hal ini tidak ditangani secara tepat dan cepat maka jantung akan kekurangan oksigen yang menyebabkan otot jantung berhenti berkerja. Oleh karena itu Pasien pengidap coronary thrombosis (penyumbatan arteri akibat penggumpalan darah) secara rutin diberikan obat pengencer darah seperti aspirin atau heparin untuk mencegah serangan jantung lebih lanjut. Tapi resiko tetap masih besar karena sayangnya penanganan dengan metode tersebut tidak 100% efektif.
Peneliti
dari Rumah Sakit Green Lane, Acukland, Selandia Baru mengadakan penelitian
tentang masalah ini.
Mereka
telah meneliti keefektifan penggunaan obat baru yaitu Bivaldurin untuk
penanganan penyakit coronary thrombosis melalui serangkain percobaan.
Menariknya, Bivalrudin adalah bentuk lain dari Enzym Hirudin yang terkandung
dalam aiur liur lintah. Bivalrudin mengandung effect anti-coagulant yang
permanen dan mengurangi kemungkinan serangan jantung sampai dengan 33,%. Pengobatan
dengan enzym yang terkandung dalam lintah ini diketahui 30% lebih efektif
daripada penggunaan Heparin.
Penelitian
tersebut berdasarkan percobaan atas sejumlah 17.000 pasien pasien pengidap
coronary thrombosis, yang dikelompokan menjadi 2 (dua) kelompok. Satu kelompok
pertama diberikan Heparin, sedangkan kelompok lain diberikan Bivaldurin.
Harvey
White, Imuwan dan Peneliti dari Rumah Sakit Green Lane menjelaskan, bahwa dari
seribu pasien yang diberikan Bivaldurin dalam 30 hari setelah terkena serangan
jantung, terdapat lebih sedikit kasus pasien mengalami serangan jantung
lanjutan dari pada pasien yang diberikan Heparin.
(Sumber: http://www.oval-film.com/ekelhaftgesund/engl/blutegel/studien.htm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar