Khasiat
pengobatan dengan menggunakan lintah (hirudo) sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan
beberapa negara di Uni Eropa maupun di Amerika sudah menggunakan terapi ini
dalam kegiatan pengobata medis. Jadi apakah sebenarnya yang membuat terapi
lintah ini menjadi begitu spesial?
Ya
betul, ternyata yang membuat terapi lintah begitu spesial adalah kandungan
enzim dalam liur lintah. Hasil dari penenlitian para ahli ditemukan kurang
lebih terdapat 14 jenis zat aktif yang terkandung dalam zat liur lintah:
- HIRUDIN: Zat aktif anti bekuan darah.
- ANTI INFEKSI: Zat untuk menjaga terjadinya infeksi (pinicilin).
- CALIN: Berada di darah kental yang memblokir ‘factor von wilebrand’ dan berfungsi sebagai zat perantara (mediator) dalam proses agregrasi struktur darah yang disebut platelet.
- DESTABILASE: Zat yang berguna untuk melumatkan vibrind (produk akhir dari proses pengentalan darah)
- HIRUSTASIN: Berada di enzim kalikrein; enzim trypsin yang berfungsi sebagai pelembutan protein menjadi peptone, untaian peptine, peptidase dst. Peptidase merupakan enzim di dalam pencernaan dan usus.
- BDLIINS: Merupakan zat yg dapat mengurangi radang pada kulit, bengkak dan sedikit gatal pasca terapi lintah.
- HYALURONIDASE: Zat anti biaotik alami sehingga badan lintah yg ‘dianggap kotor’ tidak menyebabkan infeksi.
- ANASTHETIC SUBTANCE: Mengandung bius lokal.
- TRIPTASE INHIBITOR: Berada di enzym proteolytic dari mast cells dari suatu jaringan cyptoplasmic granule (mengandung heparin, histamine, dan seretonin) yang dilepas pada saat mengalami pembengkakan dan alergi.
- EGLLINS: Zat anti inflamasi (anti pembengkakan)
- FAKTOR INHIBITORS: Zat untuk meningkatkan aliran darah pada area sekitar gigitan.
- HISTAMINLIKE SUBSTANSE: Zat yang berfungsi sebagai fosoldilator mengembangakan pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar.
Di
negara maju seperti Jerman, Amerika dan Inggris zat Hirudin pada Lintah diakui
lebih aman dibanding dengan obat sehingga aliran darah lebih lancar.
Sumber:
http://www.multihirudo.com/2011/12/keajaiban-kandungan-liur-lintah-hirudo.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar